Minggu, 08 April 2012

Can I Say Magazine and Me

HELLO!!
Sudah lama sekali blog pribadi ini nggak kesentuh. Kesibukan yang tak terduga dan pekerjaan yang datang pergi nggak menentu sepertinya benar-benar menjauhkan gua dari blog ini. Hhhh..
But.. Gua banyak nulis di Can I Say Magazine!! Yap, Mulai dari Can I Say 7th Edition gua joint di Can I Say, sebuah majalah indie digital dan blogzine kepunyaan seorang sahabat, Rheza Ardiansyah. Bersama kawan-kawan yang lainnya Windi, Suci, dan Amin, kita ngegerakin Can I Say Magazine ini.


CAN I SAY MAGAZINE
Saat ini Can I Say sudah terbit sebanyak 7 edisi. Dari edisi ke-6 menuju edisi ke-7, banyak banget perubahan. Liputan, penulisan, layout, format majalah, beserta kontributor di dalamnya yang bikin ini jadi beda. Kami semua pecinta dunia seni. Menurut gua selain fotografi, musik, desain, puisi, film, tari, jurnalistik juga bagian dari seni. Kerja di jurnalistik nggak gampang. Gua mesti cantik banget bikin rangkaian kata dan mesti punya cerita di setiap pengambilan gambar suatu objek. Yah, emang masih banyak kekurangan dari kami, tapi yang paling mahal dan berharga yang bisa kamu dapet dari Can I Say adalah sebuah ilmu. Ilmu jurnalistik pastinya. Tapi ada banyak ilmu lain yang gua dapet disini.


Pertama adalah, ilmu berkomunikasi, baik antar sesama kontributor atau pun dengan objek liputan gua. Gua dan Rheza berteman sejak 3 tahun lalu, tapi baru kali ini kita punya project bersama, baru kali ini juga terjadi komunikasi berlebih dan intens. Twitter dan BBM setiap hari, ketemu minimal 1 minggu sekali. Kebanyakan emang soal Can I Say. Tapi karena habit baru itu, gua dan Rheza lebih bisa "nyambung" ketimbang dulu yang cm sekedar kenal dan cerita-cerita sekedarnya. Dari 100% kita berkomunikasi lewat apa pun dan tentang apapun, 20%nya gua pernah cekcok pembicaraan juga sama dia. Sama-sama nggak enakan, sama-sama khilaf, sama-sama kesel, yah cekcok sehari-hari lah. Tapi gua inget dan sempet terharu sama kata-kata Rheza ketika kita baru aja maaf-maafan karena suatu hal, "Dhee, kita berteman udah 3 tahun. Kira baru bisa bersahabat kalo kita pernah bertengkar dan berteman kembali. Sekarang setelah kita bertengkar, kita berteman lagi kan. Kita sahabat :)". That's Rheza Ardiansyah, Best Friend, Partner in Works, also My-Whole-Life-Mate <3


Kedua adalah, gua belajar memanfaatkan dan mencari peluang. Awalnya gua di Can I Say hanya sekedar jurnalis biasa. Tapi sekarang gua ikutan wara-wiri di berbagai event untuk mencari bahan tulisan dan liputan untuk dimuat di blogzine dan magazine. Gua juga menggeluti lebih dunia fotografi dan videorafi berkat wara-wiri itu. Selain gua emang senang nangkring di event, konser, atau gigs (musik terutama), gua bisa sekaligus berkenalan dengan banyak media, artist, dan teman-teman baru di lapangan. Kenalan baru bisa nambah peluang juga untuk gerak-gerik peliputan yang lainnya. Plus plus banget dengan adanya peluang itu.


Ketiga adalah, gua belajar ikhlas, tekun, sabar, dan lebih mengerti orang yang udah dikenal maupun belum dikenal. Can I Say sifatnya sukarela, tapi masing-masing dari kami punya kesadaran tersendiri akan tugasnya. Saat ini Can I Say berusaha untuk terbit 1 bulan sekali. Dan hal ini nggak gampang karena semuanya masih kuliah kecuali Rheza (Yah gua diitung kuliah apa nggak terserah lah ya hehe). Anak kampus jelas tugasnya lebih banyak. Dalam ngerjain report hasil tulisan juga gua mesti bener-bener tekun. Ga bisa asal ngomong dan mesti banyak browsing buat tau lebih dalam soal materi yang bakal ditulis. Kesibukan gua sebenernya bukan cuma Can I Say, karena itu gua suka rada kelimpungan yang mana yang harus jadi prioritas. Kenapa gua asik sama Can I Say? Karena jurnalistik, fotografi, dan ketemu banyak orang adalah passion gua saat ini :)


ARTWORK
Indonesia Fashion Week 2012 itu liputan event pertama gua. Sebenernya itu cuma iseng-iseng gua dan Suci, beserta Icha, buat dateng ke event itu. Tapi yah sekalian aja kita foto-foto dan sedikit mencatat ada apa disitu. Sempet kebingungan juga apa yang mau kita cari buat jadi bahan liputan. Alhasil gua motret-motret beberapa merk fashion dan model, Suci bagian nyatet deh jagonya. Trus kalo inget majalah-majalah fashion biasanya pasti ada street photos dari pengunjung yang fashionable banget (namanya juga fashion fair), Suci bagian pendekatan ke yang mau gua jadiin objek, eh model deng :p Icha pun nggak luput gua jadiin model juga. Yahh, doi emang model sih.
Meringkas liputannya pun masih kaku dan ribet. Gua harus gabungin hasil foto sama tulisan yang Suci buat. Gua pun harus nunggu Suci yang sibuk berat sama kegiatannya.

Well, hasil liputannya bisa dilihat dengan klik gambar di samping. Liputannya juga di muat di Can I Say 7th Edition loh \m/
Fossil Carnival yang diadakan dalam rangka Ulang Tahun SMA 47 jakarta yang ke-30 merupakan sasaran liputan gua selanjutnya. Kebetulan sekolah itu juga almamater SMA tercinta gua, jadi yah sekalian berkunjung sebagai alumni, sekalian bertugas di Can I Say, hehe. Timbullah ide untuk meminta izin ke pihak panitia, which is ade-ade kelas gua, untuk bisa mendapatkan ID all access untuk ngeliput rangkaian acara sepenuhnya. Gua juga minta kesempatan untuk bisa wawancara 2 guest star mereka di acara itu, yaitu Souljah dan Naif. Hem, nggak kepikiran ternyata permintaan gua itu bisa dipenuhi.
On the day, lagi-lagi gua bawa Suci untuk ngebantu gua ngeliput acara, juga untuk wawancara Souljah dan Naif. Sempet ribet nggak tau mau nanya apa, kebetulan ini kali pertamanya gua sendiri yang harus bertatap muka untuk ngewawancara mereka, yah meskipun Suci lah yang ngobrol dengan mereka dan gua yang bagian motret (seperti biasa). Itu experience terhebat deh kalo inget gimana gemeter, deg-degan, dan ngblanknya mau ketemu si artist. Gua pun bebas bekeliaran kawasan secure acara, karena ya gua pake ID pers :)
That day was a great day for me and Suci!

Hasilnya:


Pertama kalinya ngasih review film. Safe House yang hari itu abis gua tonton, malemnya langsung bikin review. Ternyata nggak segampang yang gua kira. Gua mengidap sesuatu yang menurut gua aneh. Setiap abis nonton film apapun genrenya, gua pasti langsung lupa jalan ceritanya, kalo sepotong-sepotong mungkin masih inget, gua juga nggak pernah inget atau tau siapa pemeran di film iu dan sebagai apa dia di situ. Gua menamakan keanehan ini dengan 'Filmonesia' :p Gua terpaksa harus browsing lagi untuk bisa inget jalan ceritanya, sambil tanya ke yang udah nonton, dan liat trailernya biar memacu ingatan. Padahal gua suka banget jalan cerita film ini, tapi tetep aja nggak ada yang nyangkut di kepala (sekarang pun nggak inget apa-apa tentang film itu hehe).

Click gambar di samping untuk baca hasil review gua. Boleh dikoreksi kalo ada kesalahan, maklum 'Filmonesia' :p


Pure Saturday malam itu adalah band yang gua satronin performancenya di Summarecon Mall Serpong dalam acara Musical March. Gua ajaklah si Fan. Bogor-Serpong-Bogor naik motor merupakan pilihan satu-satunya buat gua bisa kesana sama Fan. Gua lebih suka nonton band yang manggung di acara yang lebih dikit penontonnya. Gua bisa ngedeketin panggung beserta backstage seleganya. Nggak perlu berdesak-desakan apa lagi kalo ada fans yang fanatik belebihan. Berempat gua, Fan, Guruh, dan Marteen gegoyangan bersama nonton Pure Saturday di Saturday Night. Malam yang tepat dengan band yang tepat!
Beres mereka manggung, yep! Gua dan yang lainnya pun ke backstage buat nyamperin personil Pure Saturday. Hihihihi dapet deh foto sama mereka semua. What a 'Pure' Saturday :))

Kalo mau liat beberapa video yang berhasil gua rekam, klik aja gambar di samping.




Ladang Seni IPB adalah komunitas pecinta seni di IPB. Ini komunitas udah lama tapi baru bangkit lagi. Gua pun sempet beberapa kali hadir di salah satu acara mereka yaitu Panggung Mahasiswa yang diadain setiap Rabu jam 7 malem di Stevia. Ada Asphoria, Finding Nadia, Various Flames, Jelanguan, dan banyak lagi yang pernah tampil disitu. Mostly emang mahasiswa IPB. Karena acara ini emang untuk mempererat dan mengekspos bakat-bakat seni mahasiswa IPB. Day by day gua kesitu, muncullah ide untuk mengajukan partner antara Can I Say dengan Ladang Seni IPB ke Rheza. Doi setuju, pihak LSIPB pun setuju. Jadi sekarang tiap rabu gua harus attend ke Panggung Mahasiswa dan bikin liputannya setiap minggu. Hhhmm.. gua pribadi merasa ini opportunity yang bagus. Selama ini gua emang lebih banyak support mereka yang indie. Biar gua cuma mendengarkan karya mereka, tapi gua tau banget gimana kemelutnya ngerjain itu jadi sebuah karya. Di sini gua banyak ketemu temen-temen baru. Ada Ipunk, Zeta, Fajar, Mayang, Rizky, dan kawan-kawan LSIPB lainnya. That's the precious one :")

Sekarang mereka lagi fokus UTS. Tapi udah ada satu post yang gua bikin edisi 28 Maret 2012. Klik aja gambar di atas yah..


Ini salah satu karya fotografi gua yang dimuat di Can I Say 7th Edition. Judulnya 'Bogor Morning Crowd'. Ceritanya sih gua pengen menggambarkan keramaian Bogor di pagi hari di hari kerja. Di situ gua taro jam gua ambil foto itu dan dimana lokasinya. Sayangnya malam sebelum gua ambil foto-foto itu, Bogor hujan, jadinya paginya matahari telat keluar. Pagi itu gua dibantu Suci, doi kali ini bertugas nyupir motor dan mencatat segala hal yang diperlukan (lagi).
Mungkin masih banyak kekurangan dari foto-foto yang gua ambil, masih jauh dari judulnya dan masih kurang spesifik pencahayaannya. Gua emang kurang ahli kalo foto-foto panorama gini. Cuma gua penasaran banget gimana caranya gua bisa dapet foto yang seperti judul yang gua mau.

Hasilnya bisa langsung dilihat di Can I Say 7th Edition yah :)

Nah ini yang masih fresh. We Are The In Crowd live concert at Dago Tea House Bandung!!
hati itu gua berangkat ke Bandung bersama teman-teman baru, yaitu Danny dan Afdol dari Daily Concert, Eka, Aii, Via, dan Malvi. Sampe sana nambah lagi Chinta. Biar pun temen-temen baru, tapi mereka asik-asik semuanya (apa gua yang sok asik yah hehe). Perjalanan panjang hujan dan macet. Dimulai dengan nganter yang mau Meet and Greet di Nine Square, dilanjut ke venue buat nuker tiket, terus makan dulu. Sampelah kita ke konser We Are The In Crowd. Konser dibuka sama 3 band, yaitu Oh Chentaku, Too Weak To Dance feat Aska 'Rocket Rockers', dan Gecko. Paling seneng deh kalo band-band pembukanya ciamik gini. Gua emang baru banget denger WATIC, lagu-lagunya nggak hapal, dan personilnya gua cuma tau Jordan. Tapi WATIC ini bikin gua amaze pas gua liat video-video mereka. Yap, cuma karena penasaran gua pun beli tiketnya. Ternyata emang nggak mengecewakan. Semuanya mantep dan atraktif. Ramah banget sama crumbs (fans WATIC). Gua pun asik foto-foto mereka, karena beruntung sekali spot gua berdiri pas di depan panggung. Beres dari situ, sebelum mengakhiri pesta kita malam itu, gua dan temen-temen lainnya nge-McD dulu buat tuker-tuker foto-foto dan video. Nggak tau deh kapan bakal ketemu mereka lagi. I'm a friends engine!! LOL

Klik gambar di atas buat liat beberapa hasil foto dan liputan gua di WATIC live concert \m/




CAN I SAY 7TH EDITION
Inilah tempat gua pindah menulis dan berkarya. Lebih ekslusif dan berbarengan bersama karya kontributor Can I Say lainnya.


Support dan Respect karya kami yang indie dan sederhana ini.
Website and Blogzine : www.canisaymagz.blogspot.com
Fanpage Facebook : www.facebook.com/canisaymagz
Follow Twitter : @canisaymagz
E-mail : mailcanisay@rocketmail.com

People on this blog
Rheza - @rhezaardiansyah
Suci - @suciariyanti
Windi - @windiELF
Amin - @mimintod
Icha - @yustisiaannisa
Fan - @fanfandalism
Guruh - @guruhohe
Marteen - @marteenlu
Pure Saturday - @PureSaturdaBdg\
Ipunk - @_bahri
Zeta - @zetaaaf
Fajar - @fadipratama
Mayang - @sitimayangs
Rizky - @Rizky_alfian
Asphoria - @asphoria
Finding Nadia - @finding_nadia
Jelanguan - @Jelanguan
Danny - @danny_azis
Afdol - @xAFDOLx
Eka - @shawnaimaEKA
Aii - @aiihendiana
Via - @viakrstm
Malvi - @yeuash
Chinta - @Chintanaa
We Are The In Crowd - @WeAreTheInCrowd
Oh Chentaku - @xohchentakux
Too Weak To Dance - @tooweaktodance
Gecko - @GeckoBand

Selasa, 20 Maret 2012

Pure Saturday on Saturday Night

Sebelumnya gua tau event ini dari Guruh. Doi yang DM gua soal adanya band asal Bandung, Pure Saturday di Summarecon Mall Serpong (SMS) tanggal 17 Maret 2012.
Wow, kalo kata Fan, "Ini dedengkotnya musik indie, gak boleh terlewatkan".
Berangkatlah gua dan @fanfandalism dari Bogor menuju Serpong menggunakan motor (lagi), tapi kali ini dia yang nyetir, gua santai anteng duduk dibonceng, hahahaha.
Perjalanan yang berliku dan cukup jauh ngabisin waktu 2 jam dan sampailah kita di SMS. Si @guruhohe udah sampe duluan disitu dari jam 3. Gua sama @fanfandalism memutuskan buat makan dulu.


Dinner with @fanfandalism


Beres makan, masih ada jeda buat nunggu @PureSaturdayBdg on stage. Ada band pembuka dulu ternyata. Untung aja band pembukanya nyanyiin lagu yang yah.. ok lah :) Gak lama dateng Martin yang juga join sama kita. Yah jadi asiklah berempat.




Nungguin @PureSaturdayBdg


Sekitar pukul 20.00 WIB @PureSaturdayBdg akhirnya on stage juga. Awalnya penonton pada duduk-duduk di kursi-kursi depan panggung. Pas @PureSaturdayBdg naik panggung, kita semua serentak langsung maju sampe depan panggung. Jujur aja, gua sih gak hapal semua lagu mereka, tapi gua suka banget sama perform mereka hari itu. Apa lagi yang nonton mereka pada teriak-teriak requet lagu terus pada nyanyi bareng. Behh silahkan dibayangkan serunya. Ada sedikit foto-foto dan video yang gua rekam hari itu.




@PureSaturdayBdg




@fanfandalism






@fanfandalism @guruhohe @marteenlu


Me with @fanfandalism for @PureSaturdayBdg



Pure Saturday - Elora

Pure Saturday - Bangku Taman


Pure Saturday - Kosong


Pure Saturday - Buka


Pure Saturday - Silence


Beres mereka manggung, gua, @fanfandalism, @guruhohe, dan @marteenlu langsung nyamperin @PureSaturdayBdg ke belakang panggung. Yap bisa ditebaklah apa yang terjadi :)


@fanfandalism @guruhohe with Iyo, Ade, Arief, Udi, dan and Ahi @PureSaturdayBdg


Me with Iyo, Ade, Arief, Udi, dan and Ahi @PureSaturdayBdg 

The Twins Udi and Adhi @PureSaturdayBdg

@fanfandalism dapet juga stick drum-nya Udi


Beberapa tracklist bisa dilihat dan didengar via soundcloud Sound Of Jakarta - @SoundofJakarta







That day was a "Pure Saturday" night!!

Asphoria - Hai Magazine

Sebelumnya gua pernah post blog tentang Asphoria, kali ini juga, tapi jelas beda cerita.
Awalnya gua tau Asphoria dari Fan, temennya temen yang sekarang kita temenan juga.
Kalo disuruh menggambarkan musik mereka, gua mungkin kurang ngerti.
Yang gua tau, mereka itu unik. Format trio, puter-puter instrument, dan warna musik mereka.
Minggu lalu, gua liat tweet dari acc @asphoria


That should be Aspa Studio :)


Gua cukup tau daerah situ, tapi setau gua namanya bukan Aska Studio, melainkan Aspa Studio.
Kebetulan manager mereka @rhezaardiansyah ga bisa berangkat.
Dan janjian demi janjian gua lakukan dengan @fanfandalism.
Jadilah gua berangkat nemenin @asphoria berkelana ke Jakarta.
Hari itu fisik gua lagi drop, tapi dasar gua, kalo jalan-jalan mah kuat-kuat aja :p
Dan ternyata gua yang harus bawa motor, karena motor Fan sedang masalah.
Hosh!!

Kamis, 15 Maret 2012

09.10 Jemput @fanfandalism ke kosannya, yang ternyata dia masih mandi (padahal janjian jam 9) :|

09.45 Sarapan

10.00 Cabut ke rumah @maulanaibrau, rencananya mereka mau latihan dulu.

12.05 @ariaandriyadi baru sampe rumah Maul, soalnya sebelumnya masih ada urusan akademik. Barulah mereka latihan bertiga.


Asphoria latihan dulu di studio di rumah Maul


13.10 Berangkat menuju Jakarta, menerjang panas dan jalan yang panjang.

14.30 Tiba di Aspa Studio. Ternyata perkiraan gua benar. Satu setengah jam dengan mengikuti gaya naik motornya Aria :p Kondisi mereka lusuh, keringetan, pantat tepos, dan pegel-pegel.

14.45 Nongkrong dulu di 711 Tanah Kusir. Santai-santai, makan dan minum, ngobrol2, dan ngupingin ABG (kayaknya SMP) pada nyonyor alias bawel. Ada yang menggangu disitu, bocah yang PDA! FFF


Asphoria santai dulu di 711 Tanah Kusir


Seems so tired


16.00 Kembali ke Aspa Studio. Cengo lama karena ga tau yang mana Mas Teguh (Hai Magazine). Alhasil mereka keduluan band The Other Last Project (@_TOLP_) Mereka keliatan banget capenya. Si Aria sempet molor, Fan sempet bok**, dan Maul sibuk sendiri. Gua pun gelisah, antara mikir bakal pulang jam berapa, ngantuk, dan merasakan sakit gak menentu, hahahaha.


AspA = AsphoriA \m/





Beginilah ulah kita saat menanti giliran shooting

18.45 Asphoria mulai masuk studio. Mereka bakal shooting video live untuk dokumentasi Hai Demos, karena mereka telah terpilih sebagai Demos Of The Month edisi 06/XXXVI/2012 (So proud of them!!). Syuting berlangsung 1 jam lebih sedikit.


Asphoria as Demos Of The Month by Hai Magazine


Asphoria nongol di Hai Magazine (Foto diambil dari @asphoria)


Practicing before shooting live video by Hai Magazine


Fan with his instruments


Aria as a guitarist for A Day That I'm No Good At


Maul looks great with red t-shirt


20.30 Foto-foto dulu, transfer data, dan pamit-pamit dengan semua pihak yang telah membantu Asphoria hari itu. Mas Teguh, Mas Budi, dan kawan-kawan, Thank you so much!


Asphoria with Mas Teguh (@dreaddaddy) from Hai Magazine


Asphoria with Yuda 'The Messenger' (@The_messenger03), Solo hip hop yang syuting video klip juga


20.50 Pulang menuju Bogor. Dan disinilah baru berasa sisa-sisa tenaga untuk berjuang kembali ke pelukan kota Bogor, because i had to drive! LOL

22.30 Sampe di kosan Fan

22. 45 Alhamdulillah masih bisa nginjak daratan pas turun motor :D

Kalian bisa denger 2 lagu yang di bawain Asphoria live di Aspa Studio via soundcloud Asphoria





Oia, kalian juga harus denger lagu dari The Messenger. Bener-bener full with messages for us all! :)


CD Asphoria "Notes About Life" yang bertandatangan personil dan sticker Asphoria

Me with "Notes About Life"

Me with Asphoria

This is me appreciate Asphoria!! \m/


Photos by Me

Kamis, 15 Maret 2012

Finding Nadia


Rabu, 14 Maret 2012
Finding Nadia manggung di Panggung Mahasiswa ladang Seni IPB
Band yang berdiri tahun 2008 ini sudah lama nggak keliatan performanya, jadi bisa dibilang ini manggung reuni mereka.
Gua sendiri kenal dan bareng sama mereka sejak mereka berdiri.
Yah kangen juga liat mereka manggung.
Malem itu mereka bawa 3 lagu, After The Farewell, Pagi Ini Di Semester Akhir, dan Anthem Of Our Dying Day (Story Of The Year).
Malem yang asik buat seseruan bareng Finding Nadia yang juga kawan-kawan sejak lama :)

Lo bisa denger live mereka (audio) via souncloud mhdfikri - @mhdfikri

Finding Nadia are

@ronajutama

@fanfandalism

@Iqbal_aka_cet

@rhezaardiansyah


 




Fanpage FB : Finding Nadia
Twitter : @finding_nadia
Souncloud : findingnadia
Reverbnation : findingnadia
Blogsite : Finding Nadia

Follow @LadangSeniIPB